Menggenang air mata
Membasahi kemeja putih bercorak merah
Kutilik kembali raut wajahmu
Di dalamnya ada kesedihan dalam
Sebening karsa dalam jiwa
Kuhadapkan lagi senandung kerinduan
Bersamamu kupetikkan lagi
Dawai-dawai gitar yang kusut
Terpantul diantaranya
Nada-nada klasik penuh makna
Seketika ku menelisik,
Batinmu…
Ragamu…
Apa yang pernah ada
Walaupun yang tak pernah kau anggap
Translate
Search This Blog
Tuesday, December 29, 2009
SI SANJANI 24
Labels:
SASTRA
Subscribe to:
Posts (Atom)